25 September 2009

Sembunyi Di Balik Negara Arab, AS Ancam Iran

Sembunyi Di Balik Negara Arab, AS Ancam Iran

Selasa, 08 September 2009 13:49


Menteri Pertahanan AS, Robert Gates menjabat tangan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Saud al-Faisal. Pada 5 Mei lalu. (SuaraMedia News)WASHINGTON (SuaraMediaNews) – Washington meminta negara-negara Arab untuk membentuk sebuah aliansi militer bersama dengan AS dalam sebuah upaya untuk menghalang-halangi dorongan nuklir dari Iran.

Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, meyakini bahwa sebuah kerjasama militer antara negara-negara Arab akan dapat memaksa Iran untuk bersedia meninggalkan program pengayaan uraniumnya.

“Para rekan dan sekutu Arab kami dapat memperkuat kemampuan keamanan mereka, jika mereka lebih memperkuat kerjasama mereka, baik dengan sesama negara Arab maupun dengan kami, Saya rasa hal tersebut akan mengirimkan sinyal kepada Iran yang menyatakan bahwa jalur yang tengah mereka tempuh tidak akan mampu mengembangkan keamanan Iran namun pada faktanya justru akan memperlemahnya.” Kata Gates dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera pada hari Senin (7/9) waktu setempat.

Negara-negara Barat, yang dimotori oleh AS dan Israel, menuding Iran, sebuah negara yang telah menandatangani traktat non-proliferasi nuklir, telah mencoba mendapatkan senjata nuklir melalui program pengayaan yang dilakukannya.

Teheran menyangkal tuduhan-tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa aktivitas nuklirnya murni dilakukan dengan tujuan damai dan hanya ditujukan untuk menghasilkan bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga nuklir agar dapat memenuhi kebutuhan listrik negara yang semakin lama semakin berkembang.

Gates juga mencatat bahwa negaranya masih lebih mengutamakan sebuah solusi diplomatik mengenai aktivitas nuklir Iran.

Namun, pada saat yang bersamaan, dia memperingatkan bahwa AS bisa saja mempergunakan pendekatan-pendekatan ekonomi sebagai alat untuk menekan Iran agar bersedia mundur dan tidak meneruskan program nuklirnya.

“Salah satu cara untuk membuat Iran bersedia merubah pendekatan mereka mengenai isu nuklir adalah dengan cara membujuk mereka dan mengatakan bahwa aktivitas nuklir justru akan membahayakan keamanan nasional mereka, bukannya meningkatkan keamanan,” katanya.

Menteri Pertahanan AS tersebut juga ditanyai mengenai hubungan Iran dan Irak pasca invasi AS pada tahun 2003 yang menggulingkan Saddam Hussein dan membuat golongan Syiah berkuasa di negeri 1001 malam tersebut.

“Saya rasa, sebuah negara Irak yang kuat dan demokratis , khususnya dengan sebuah pemerintahan multi-golongan, dapat menjadi sebuah penangkal kuat bagi pengaruh Iran, dan bukannya malah menjembatani hal tersebut,” katanya.

“Jadi menurut saya, dalam jangka pendek, mungkin posisi Iran memang diperkuat, namun menurut saya jika anda melihatnya dalam jangka panjang, dan peranan yang dapat dimainkan oleh Irak di kawasan Timur Tengah, maka posisi Iran boleh jadi akan semakin surut,” katanya.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Mohamed ElBaradei, menampik klaim-klaim tersebut, ia mengatakan bahwa apa yang disebut “ancaman” oleh sejumlah negara mengenai aktivitas nuklir Iran, adalah sebuah hal yang – dalam banyak hal – telalu dilebih-lebihkan.

Lembaga pengawas nuklir PBB dalam laporan terakhirnya mengkonfirmasikan bahwa Iran telah meningkatkan kerjasamanya dengan PBB, dan bahwa IAEA telah mampu melanjutkan untuk memeriksa dan memastikan tidak ada materi nuklir yang berbahaya di negara pimpinan Mahmud Ahmadinejad tersebut.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad sebelumnya mengatakan bahwa Iran tengah mempersiapkan sebuah paket proposal untuk melanjutkan pembicaraan dengan enam kekuatan dunia: Inggris, China, Perancis, Jerman, Rusia, dan AS.

Namun dia mengatakan bahwa Iran tidak akan menegosiasikan mengenai hak-hak nuklirnya yang tidak dapat disangkal lagi.

Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan bahwa Iran masih belum berkomunikasi dengan Gedung Putih mengenai rencananya untuk melanjutkan pembicaraan. (dnptv/if) Dikutip oleh www.suaramedia.com
http://www.suaramedia.com/berita-dunia/benua-amerika/10415-sembunyi-di-balik-negara-arab-as-ancam-iran.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Site

Label 1

Label 2

Comment Box

Labels