25 February 2010

Wakil Menlu AS Akan Kunjungi Israel Bahas Pemberian Bantuan Militer

Wakil Menlu AS Akan Kunjungi Israel Bahas Pemberian Bantuan Militer

14/08/2007

Benjamin Netanyahu

Nicholas Burns addresses media at joint press conference at Hyderabad House in New Delhi
Nicholas Burns
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan wakil menteri luar negeri untuk urusan politik, Nicholas Burns akan melakukan perjalanan ke Israel guna membicarakan bantuan militer untuk negara Yahudi itu. Pernyataan yang dikeluarkan Selasa, mengatakan Burns akan menandatangani memorandum kesepakatan paket bantuan militer Amerika yang bernilai 30 miliar dolar dan akan berlangsung selama kurun waktu 10 tahun.  Pernyataan itu mengatakan ia akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, Menteri Luar Negeri Tzipi Livni dan Menteri Pertahanan Ehud Barak. Departemen Luar Negeri mengatakan Burns juga akan membicarakan isu keamanan regional, seperti tantangan yang datang dari Iran.
Katanya, dalam kunjungan tiga hari ke wilayah itu, Burns juga akan bertemu dengan pemimpin Penguasa Palestina guna membicarakan isu-isu politik dan bantuan kemanusiaan Amerika untuk rakyat Palestina.

Benjamin Netanyahu
Sementara secara terpisah di Israel, hasil awal menunjukkan mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terpilih kembali sebagai ketua partai oposisi yang berhaluan keras, Partai Likud. Hasil ini, yang dilaporkan media Israel, mengatakan Netanyahu memperoleh 75 persen suara dibandingkan dengan hanya 20 persen untuk pemukim religius Yahudi, Moshe Feiglin, dan hanya lima persen untuk Ketua World Likud, Danny Danon. Feiglin menentang pembicaraan perdamaian dan konsesi teritorial untuk Palestina.  Hasil akhir diperkirakan akan tersedia dalam jam-jam mendatang. Komentator politik berpendapat pemimpin sayap kanan Netanyahu akan menjadi penentang utama Perdana Menteri Ehud Olmert yang popularitasnya anjlok setelah perang tahun lalu melawan gerilya Hezbollah di Lebanon.
Pemilihan nasional dijadualkan penyelenggaraannya tahun 2010, tetapi kemungkinan bisa diselenggarakan lebih awal apabila pemerintahan Olmert yang lemah itu jatuh.

http://www.voanews.com/indonesian/archive/2007-08/2007-08-14-voa11.cfm?renderforprint=1&textonly=1&&CFID=223020176&CFTOKEN=81129524
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Site

Label 1

Label 2

Comment Box

Labels